Para musisi Den Haag lahir pada tahun 2012. Pada saat itu, mayoritas dari PPI Den Haag masih terfokus ke bidang olah raga seperti basket dan futsal. Seorang mahasiswa bernama Samuel merasa bahwa banyak anak-anak Den Haag yang ingin bermain musik, namun tidak dapat tersalurkan bakatnya. Hingga akhirnya muncullah keinginan dari Samuel sendiri untuk mengajak anak-anak Den Haag yang dapat bermain musik untuk melakukan Jam Session. Disinilah lahir para musisi Den Haag yang kemudian dinamakan PPI Den Haag Musicians.

musisi ppi den haag

Setelah terbentuknya PPI Den Haag Musicians, mulai adanya acara-acara dari PPI Den Haag yang bertemakan musik. Fokustik merupakan salah satu ajang PPI Den Haag untuk menunjukkan bakat PPI Den Haag sendiri di bidang musik. Didalam Fokustik, selain diadakannya perlombaan, PPI Den Haag musicians juga sering kali dijadikan bintang tamu di acara tersebut. Bahkan pada ajang Klikustik 2014: kolaborasi antara PPI Den Haag dan PPI Belanda, PPI Den Haag Musicians menjadi band pengiring artis acara tersebut, Teza Sumendra. Selain Fokustik dan Klikustik, PPI Den Haag Musicians juga sering mengikuti acara-acara PPI Den Haag lainnya sebagai tim penghibur.

cabinets

Terlepas dari PPI Den Haag Musicians. PPI Den Haag sendiri memiliki satu band lain yang bernama The Cabinets. The Cabinets merupakan band yang dibentuk oleh 3 orang mahasiswa Den Haag pada tahun 2013, yaitu; Adyt, Che dan Elza. Band ini terbentuk pada saat PPI Den Haag Musicians lagi tidak aktif dalam bermain musik. Berbeda dengan PPI Den Haag Musicians yang personel-personelnya dari seluruh anak PPI Den Haag, personelThe Cabinets terdiri dari anggotakabinet PPI Den Haag itu sendiri. Setelah berhasil meraih peringkat pertama dalam ajang lomba akustik One Indonesia yang diadakan oleh PPI Rotterdam, The Cabinets pun mulai sering menjadipanggilan untuk acara-acara PPI lain, seperti PPI Amsterdam dan Enschede.